Moral adalah tradisi
kepercayaan mengenai perilaku yang benar dan salah. Moral adalah institusi social
dengan sejarah dan seperangkat aturan. Kita telah diajarkan mengenai moral
sejak kita kecil. Kita dapatkan itu mulai dari orang tua, lingkungan keluarga,
lingkungan rumah, ataupun lingkungan sekolah dan masyarakat.
Perilaku kita juga
diarahkan oleh etika. Kata etika berasal dari bahasa yunani “ethos”, yang
berarti “karakter”. Etika (Ethics) adalah sekumpulan kepercayaan standart atau
teladan yang mengarahkan, yang merasuk ke dalam seseorang atau masyarakat.
Setiap individu bertanggungjawab atas komunitas mereka atas perilaku mereka.
Komunitas dapat berarti rukun tetangga, kota, Negara, atau profesi
Hukum (law) adalah
peraturan perilaku formal yang ditetapkan oleh otoritas yang berwenang seperti
pemerintah, terhadap subjek atau warga negaranya. Pada awalnya sekitar 10 tahun
pertama penggunaan komputer di bidang bisnis dan pemerintahan, tidak ada hukum
yang berkaitan dengan penggunaan komputer. Hal ini dikarenakan pada saat itu
komputer merupakan inovasi baru, dan system hukum membutuhkan waktu untuk
mengejarnya.
Pendapat
luas yang terdapat dalam bisnis adalah bahwa perusahaan mencerminkan
kepribadian pemimpinnya. Tugas
manajemen puncak adalah memastikan bahwa konsep etikanya menyebar di seluruh
organisasi, melalui semua tingkatan dan menyentuh semua pegawai. Para eksekutif mencapai penerapan
ini melalui metode tiga lapis, program – program
etika, dan kode atik khusus perusahaan. Menunjukan lapisan – lapisan tersebut
dan hubungannya :
- Corporate credo adalah pernyataan ringkas mengenai nilai-nilai yang di tegakan perusahaan. Tujuan credo ini adalah menginformasikan orang-orang organisasi-organisasi baik di dalam maupun di luar perusahaan mengenai nilai-nilai etis perusahaan.
- Pogram etika adalah suatu sistem yang terdiri dari berbagai aktivitas yang di rancang untuk mengarahkan pegawai dalam melaksanakan corporate credo. Aktivitas yang umum di laksanakan adalah pertemuan orientasi yang di laksanakan bagi pegawai baru.
- Kode etik khusus perusahaan. Banyak perusahaan telah merancang kode etik perusahaan mereka sendiri. Kadang kadang kode ini di adaptasi dai kode etik industri tertentu.
Masyarakat memiliki hak-hak tertentu
berkaitan dengan penggunaan komputer. Hak ini dapat di pandang dari segi
komputer atau segi informasi yang di hasilkan komputer.
- Hak atas komputer
- Hak atas akses komputer
- Hak atas keahlian komputer
- Hak atas spesialis komputer
- Hak atas pengambilan keputusan computer
Moor
mempresentasikan empat hak dasar masyarakat sehubungan dengan informasi yaitu :
- Hak Privasi
- Hak untuk mendapatkan Keakuratan
- Hak Kepemilikan
- Hak Mendapatkan Akses
sumber :
Donn
B. Parker, “Ethics for Information Systems Personnel” Journal of Information
Systems Management 5 (Summer 1988), 46.

0 komentar:
Posting Komentar