Desire Star..

Jarak seakan semakin jauh, padahal telah kusiapkan nafasku sebagai bekalmu.
Semoga mencukupi detak jantung yang memacu di tengah kerontangnya padang keraguan.
Atas setetes kepercayaan pada dahaga hidup yang mencintai hadirmu.
Di sisiku .. selalu…
Kini Bintang yang benderang telah mati, tak sanggup bersinar demi langkahmu, masihkah kau kan berjalan?
menunggu hingga pagi datang tuk lanjutkan mimpi masa depan. tak lihatkah kau?
betapa muram saat kabut menutupi jemari senja yang mengarak kehilangan.
Mengapa kita tak melawan?
padahal kita sama-sama tahu, bahwa rasa ini tumbuh apa adanya…
Seandainya saja angin bisa mengerti,
kan kubisikkan ribuan kata rindu untukmu jauh dari dalam hatiku.
Dengan segenap ketulusan yang kuselipkan diantara tidurmu,
dalam semilir doa-doa yang tak mampu kau dengar.
Ada perihku di dalamnya..
Tak ada yang perlu disesali sebab cinta t’lah sama
Mungkin, tiap detik itu aku tak menemukan jalan yang baru.
Namun kau memberiku kepercayaan untuk terus menunggu hari itu.
Kau beri aku keyakinan tuk berikan raga lelahku. yang aku pun tak tahu.
Jangan tanyakan tentang rasa, sebab kita telah tahu jawabannya…

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Merpati Malam..