Berikut adalah jenis sayuran dan buah yang membahayakan
dalam kondisi tertentu. Yang pertama adalah bayam, bayam kerap dijuluki sebagai
rajanya sayuran. Hal itu tidak mengherankan karena bayam mempunyai kandungan
zat besi yang berlimpah. Zat besi sendiri sangat diperlukan tubuh untuk
kesehatan darah. Selain zat besi bayam juga mengandung vitamin dan mineral
seperti natrium, kalium dan lain sebagainya. Tetapi agar mengkonsumsi bayam
sarat khasiat, maka perlu diperhatikan bagaimana cara mengolahnya.
Menyimpan bayam terlalu lama di lemari es jelas tidak
dianjurkan. Hal itu bisa menyebabkan kadar nitritnya semakin tinggi. Dalam 2
minggu saja kadar nitritnya akan meningkat sampai 300 mg/kg. Sebagai
perbandingan, bayam segar yang baru dicabut saja sudah mengandung senyawa
nitrit kurang lebih 5 mg/kg. Nitrit adalah senyawa yang tidak berwarna,
tidak berbau dan bersifat racun bagi tubuh manusia. Nitrit bila bereaksi dengan
zat besi pada sel darah merah bisa berbahaya. Hal itu menimbulkan kesulitan
pada hemoglobin untuk mengikat oksigen.
Bayam juga wajib dicuci sebelum dimasak. Hal itu berguna
untuk menghindari kandungan pestisida dan torch yang masih menempel pada daun
atau batangnya. Juga jangan memasak bayam menggunakan panci alumunium. Hal itu
bisa berbahaya. Zat besi kalau bereaksi dengan alumunium bisa menghasilkan
racun juga. Dalam memasak bayam pun tidak boleh terlalu lama. Apalagi
kalau dipanaskan berulang-ulang. Juga jangan mengkonsumsi bayam lebih dari 5
jam sejak dimasak. Mengkonsumsi bayam yang baik adalah sesaat setelah dimasak.
Jadi jangan sampai yang tadinya mengharapkan khasiat, yang terjadi justru
menjadi racun bagi tubuh kita.
Kalau bayam lebih memperhatikan pada proses penyajiannya,
berbeda dengan durian dan bawang putih. Pada kedua tanaman itu akan berbahaya
kalau mengkonsumsinya secara over dosis. Durian misalnya, pada setiap 100
gramnya mengandung antara 120-180 kalori. Tentu saja akan terjadi ledakan
energi instan yang dahsyat saat anda mengkonsumsi sekurangnya 4 buah durian.
Dan ini tentu saja akan sangat berbahaya bagi ibu hamil, penderita hipertensi,
penyakit jantung dan diabetes. Juga jangan sekali-kali mencoba mengkonsumsi
durian bersamaan dengan minuman beralkohol. Hal itu sangat berbahaya sebab bisa
menimbulkan kematian.
Lain durian lain pula bawang putih, umbi yang satu ini
mempunyai banyak khasiat. Selain digunakan sebagai bumbu dapur, ekstraknya
ternyata terbukti menunda kerut-kerut di wajah dan tubuh pada wanita usia
kepala empat. Selain itu mengandung antikolesterol sehingga dapat mencegah
serangan jantung. Tetapi hati-hatilah jika mengkonsumsi bawang putih dalam
keadaan mentah. Jangan terlalu banyak. Cukup seujung jari sehari. Karena jika
terlalu banyak akan menyebabkan kekurangan butir darah merah. Dalam satu hari
dilarang mengkonsumsi bawang putih lebih dari tiga siung karena akan
mengakibatkan diare, demam, bahkan menimbulkan pendarahan lambung.
Selanjutnya adalah buah dan sayur yang menjadi pantangan
bagi ibu hamil. Sebut saja pare, nanas dan pepaya muda. Sayur pare dan
pepaya muda diindikasikan bisa menyebabkan keguguran pada ibu hamil.
Kandungan papain enzim proteolitik yang terdapat di dalamnya bisa
menginduksi terjadi keguguran. Selain itu pepaya muda mengandung
carpain, sejenis alkaloid yang berbahaya bila dikonsumsi oleh ibu hamil dalam
jumlah yang sangat banyak. Tapi bagi ibu hamil penggemar pepaya muda, tidak
perlu terlalu khawatir juga. Pepaya muda bisa saja aman dikonsumsi bila diolah
atau dimasak terlebih dahulu.
Dan buah nanas, nanas berfungsi sebagai antioksidan karena
kandungan vitamin A dan C-nya tinggi. Nanas juga mengandung kalsium, fosfor,
magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa dan enzim bromelain. Enzim
ini berkhasiat sebagai anti radang, membantu melunakkan makanan di lambung,
serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah
buang air besar pada penderita sembelit. Tetapi ternyata nanas juga dapat
menggugurkan kandungan. Makanya perempuan hamil dilarang memakan buah satu ini.
Selain itu nanas juga bisa memicu rematik. Kadar gula yang cukup tinggi pada
nanas disinyalir juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Jadi para penderita
diabetes sebaiknya tidak berlebihan mengkonsumsi buah ini. Nanas pun mempunyai
efek tidak menyenangkan setelah kita mengkonsumsinya, mulut dan lidah akan
terasa gatal. Tetapi menghindari hal itu mudah, rendamlah nanas dalam air garam
sebelum dimakan.

0 komentar:
Posting Komentar